Rabu, 20 Juni 2012

MASALAH PENELITIAN

MASALAH PENELITIAN
A.    Hakikat Masalah Penelitian
Persoalan-persoalan pennelitian dibidang pendidikan adalah pernyataan-pernyataan tentang keadaan dilapangan. Contoh, penelitian eksperimental expost facto menyangkut pertanyaan tentang hubungan yang ada antara dua variabel atau lebih. Suatu persoalan yang khas dalam penelitian eksperimental mempertanyakan tentang hubungan antara pengajaran dan penguasaan suatu kecakapan.
Pada bagian masalah penelitian ini tinggal mengemukakan masalahnya dengan jelas, dalam kalimat tanya, dimaksudkan dengan jelas ialah bahwa masalah tersebut meliputi :
1)      Terlihatnya variable-vsriabel yang diteliti
2)      Gambarannaay populasi penelitian
3)      Jelas ruang lingkupnya
4)      Jangan terlalu luas dan jangan terl;alu sempit, agar tidak menimbulkan keraguan bagi peneliti dan pembaca yang membacanya
5)      Hendaknya masalah yang dirumuskan dapat membaantu peneliti dalm memperoses pelaksanaan penelitian
Kembali ketiang masalah penelitian, dalaam suatu proposal hanya cukup mengemukakan masalaahnyaa saaja dengan jelas dan tepat.
                                                                                                  
B.     Latar belakang masalah
Pada latar belakang ini dikemukakan sebagai suatu penelitian Dari suatu penelitian yang dilakukan, bahwa latar belakaang ini  dapat menunjukan adanya masalah yang diteliti. Latar belakang ini harus ditampilkan secara kuat, untuk itu kita harus mengemukakan data dan fakta sebagai alasan, dengan menguerangi argumentasi pribadi sedikit mungkin. Waktu memilih judul, peneliti telah mempetimbaangkan dan memikirkan serta menganalisa kemungkinan untuk meneliti masalah yang ditampilkan dalam judul, dan agar pada latar belakaang ini dapat diajukan argumentasi yng kuat serta didukung oleh data dan fakta.Dan pada latar belakaang masalaah ini juga para ahli mengatakan sebagaai tempat untuk mengemukakan hasil studi pendahuluan, dalaam rangka memversifikasi masalah penelitian. Jadi pada bagian latar belakang ini perlu dikemukakan dengan kuat antara lain alasan  memilih masalah dalam judul dan data serta fakta yang mendukung secara ideal yang mengemukakan serta kenyataan yang ditemui dengan data pendukungnya, yang menyebabkan masalah itu sendiri.  
Latar belakang masalah yang relatif dapat dianggap baik biasanya mencakup (Soekanto, 1981:91) :
1)      Situasi atau keadaan mengenai masalah yang ingin diteliti
2)      Alasan ataupun sebab-sebab ingin menelaah masalah yang dipilih
3)      Hal-hal yang telah diketahui atau belum diketahui mengenai masalah yang ingin  
4)      Penelitian yang akan dilakukan dapat mengisi kekosongan yang ada.
Untuk itu peneliti itu perlu meninjau literatur yang relevan, menyelidiki data statistic tebaru, menggali opini dari orang-orang yang concern dengan atau memperhati masalah yang diteliti, dan mendapatkaan alasan-alasan mengapaa masalah tersebut diteliti dan teori-tepri yang berkaitan. Tinjauan akan berguna untuk:
1)      Menunjukan masalah yang diteliti
2)      Membantu menyempitkan focus masalah yang diteliti
3)      Menunjukan konsep-konsepteoritis umum dan variable-variabel operasional dari peneliti lain
4)      Mengusulkan kemungkinan hipotesis yang diperlukan untuk dites
5)      Dan akhirnya akan membantu peneliti menghindari “ mengadakan penelitian mengenai masalah yang sudah diteliti berulang kali waktu lampau dengan hasil yang cukup konsistendari masing-masing peneliti

     Secara singkat, secara umum dalam mengientifikasikan dan menjelaskan suatu situasi masalah (latar belakang masalah)  dijelaskan oleh Fisher ddk (1983)sebagai berikut:
a)      Mulailah dengan petnyataan sederhana mengenai situasi masalahnya
E.     Perumusan Masalah
Ketika keingintahuan seseorang mengenai sesuatu phenomena berkemang menjadi suatu usaha untuk menguasai penomena itu, ia perlu melakukan penelitian.pertama ia harus merumuskan masalah yang akan diteliti. Masalah disini adalah ‘setiap kessulitan yang menggerakan manusia untuk menggeraakannya. Masalah harus dirasakan menjadi suatu rintangan yang mestyi dilalui apa bila akan berjalan terus.
Menurut  fisher ddk (1983), “masalah” diartikan sebagai :
1)      Suatu kesulitan yang dirasakan seseorang
2)      Suatu erasaan yang tidak menyenangkan seseorang atau fenomena yang ada atau terjadi
3)      Suatu ketidak kesesuaian atau penyimpangan yang dirasakan atas ‘apa yang seharusnya’ dan ‘ apa yang ada  atau terjadi.
            Dengan kata lain, peneliti perlu melakukn pendalaman mengenai masalah yang  hendak diteliti, dengan maksud:
a)      Menjelaskan masalah, dan apakah perlu menguji hipotesis
b)      Mengetahui apakah masalah yang akan ditelitinya sudah diteliti orang lain atau belum
c)      Mengetahui apakah sudah ada data atau belum untuk pemecahan masalahnya
d)     Menentukan metode atau alat apa yang akan dipakai.
Dari masalah tersebut biasanya peneliti secara ekspelisit sudah mengetahui :
a)      Apa yang akaan diteliti
b)     Siapa yang akan diteliti
c)      Mengapa diteliti
d)     Bagaimana melaksanakannya
e)      Kapan dan dimana penelitian penelitian itu dilaakukan

F.     Tujuan Penelitian
Tujuan peneliti secara logis timbul waktu peneliti merupakan masalah dan latar belakang masalah tersebut. Biasanya tujuan penelitian dinyatakan dengan tujuan umum dan tujuan khusus, jadi tujuan umum penelitian merupakan pernyataan tentamg apa yang digarapkan terjadi dimasa yang akan mendatang, sedang tujuan khusus merupakan pernyataan tentang apa ua ng akan terjadi pada akhir penelitian.




G.    Sumber Masalah Penelitian
1.      Pengalaman dan pengamatan
Salah satu diantara sumber-sumber yang paling berguna bagi para peneliti pemula adalah penngalaman mereka sendiri sebagai praktisi kependidikan. Banyak keputusan yang akan di ambil setiap hari tentang kemungkinan pengaruh praktek-praktek kependidikanterhadap tingkah laku murid.
2.      Kepustakaan yang berhubungan dengan bidang studi kita
3.      Mata kuliah-matakuliah yang telah kita programkan
4.      Jurnal-jurnal, buku-buku, majalah-majalah, dan abstrak-abstrak.
5.      Tesis dan disertasi
6.      Professor-profesor dan teman-teman

H.    Karakteristik masalah yang baik
1.      Topik atau judul yang dipilih menarik
2.      Pemecaahan masalah benar-benar bermanfaat bagi oarang-orang dalam lapmgan pekerjaan atau bidang tertentu
3.      Masalah merupakan hal yang baru
4.      Harus mengandung rancangan yang lebih kompleks
5.      Harus dapat diselesaikan sesuai waktuyang diinginkan
6.      Tidak bertentangan dengan etika dan mor



Daftar Pustaka


-          Cansuelo, dkk. 1993. Pengantar Metode Penelitian. Jakarta : Universitas Indonesia
-          Mardalis. 2007. Metode Penelitian (Suatu pendekatan Proposal). Jakarta : Bumi Aksara
-          Adi Rianto. 2004. Metode Penelitian Sosial dan Hukum (Edisi : 1). Jakarta : Granit
-          Husaini Usman dkk.1996 Metodologo Sosial. Jakarta : Bumi Aksara


0 komentar:

Posting Komentar

Please Give Comments To The Perfection Of This Article